Selamat datang di situs CV. Mandiri Kreatif

CV. MANDIRI KREATIF adalah sebuah perusahaan yang didirikan di Kota Bandung pada tanggal 18 Februari 2010. Perusahaan ini bergerak dalam perdagangan barang dan jasa. CV. MANDIRI KREATIF telah banyak mendapatkan proyek-proyek pemerintah dan swasta. Komitmen kami adalah memberikan kualitas layanan terbaik, yang menjadi motivasi kami dalam mencapai prestasi untuk menjadi mitra di bidang pengadaan barang dan jasa yang berkualitas. Sejarah usaha kami selalu mengembangkan sumber daya manusia dan mencari inovasi baru dalam meningkatkan mutu kerja didukung peningkatan sarana produksi hingga pendukung usaha lainnya.

Rabu, 11 Juli 2018

RENUNGAN PIKIRAN

RENUNGAN

PIKIRAN

Ada Yang Mengatakan bahwa Sesungguhnya Medan Peperangan Terbesar Berada di PIKIRAN Kita.
Karena PIKIRAN Itu Sangat Kuat dan Dapat MEMPENGARUHI Kehidupan Seseorang.

Ada Pepatah Mengatakan: Menabur Dalam PIKIRAN Akan Menuai TINDAKAN,

Menabur TINDAKAN Akan Menuai KEBIASAAN.

Menabur KEBIASAAN Akan Menuai KARAKTER.

PIKIRAN Kita Seumpama Tanah, Tanah Tidak Pernah Peduli Terhadap Jenis Benih Apa Yang Hendak Kita Tanam.

Jika Kita Menabur Benih Jagung, Tanah Akan Meresponsnya, Lalu Menumbuhkan Jagung.

Apapun Yang Kita Tanamkan Dalam PIKIRAN, Entah itu hal-hal Yang Baik Atau Buruk, PIKIRAN Kita akan segera Menerima, Merespon dan Menumbuhkannya.

Sadar Atau Tidak, Sering Kali Kita Memperkatakan hal-hal Buruk Tentang Diri Kita Sendiri, Misalnya:

- Hidupku Penuh Masalah,

- Aku Tidak Akan Berhasil,

- Sakitku Tidak Akan Sembuh,

- Aku Bodoh dan Miskin,

- Masa Depanku Suram.

Hal-hal Negatif Yang Kita Ucapkan Itu Akan Direspons Oleh PIKIRAN Kita Dalam Bentuk Sikap dan Tindakan, yang Pada Gilirannya Akan Menghasilkan Sesuatu Yang Sama Seperti Yang Kita Tanamkan Dalam PIKIRAN Kita.

Oleh Sebab Itu, TANAMKAN Hal Yang POSITIF di Benak Kita, Maka Kita Akan Menjadi Luar Biasa.
Pelihara PIKIRAN Yang BAIK dan BENAR.

PIKIRAN POSITIF YANG HARUS DENGAN KEARIFAN BISA MEMBEDAKAN MANA YANG BAIK DAN BENAR.

Mari BIASAKAN Untuk Selalu BERFIKIR:
-Saya Sangat Beruntung.

-Hidupku Penuh Berkah.

-Saya PASTI Mampu Mengatasi Masalah Ini !

-Masa Depanku PASTI Cerah !

-Hari Ini Saya PASTI Penuh Semangat !

-Saya Sangat Bersyukur Pada Allah Atas Apa Yang Saya Miliki Saat ini.

-Saya akan Berjuang dan Berjuang Terus !

-Allah PASTI Buka Jalan !

Hidup adalah permainan PIKIRAN, kalau kita bisa  mengelola PIKIRAN kita, maka hidup Kita akan BAHAGIA.

MUSUH paling KEJAM adalah PIKIRAN kita.

SAHABAT paling SETIA juga adalah PIKIRAN kita.

Manage PIKIRAN dengan baik. Hiduplah dengan ketenangan agar kita mampu mengelola PIKIRAN kita.

HATI yang baik itu seperti KEBUN,

PIKIRAN yang baik itu AKAR NYA,

PERKATAAN yang baik itu BUNGANYA.

PERBUATAN yang baik itu BUAHNYA.

DE KALIMANA

Kisah Nyata: Inspiratif dan Perlu Dibaca KISAH JAD, SI ANAK YAHUDI

Kisah Nyata: Inspiratif dan Perlu Dibaca

KISAH JAD, SI ANAK YAHUDI

Jad, adalah seorang Bocah berusia 7 tahun di era tahun 40-an.
Tinggal bersama keluarganya di salah satu apartemen pada sebuah kota di Prancis. Ia terlahir dari keluarga Yahudi yang taat dan berpendidikan tinggi. Ibunya salah seorang Professor di Universitas terkemuka di Perancis kala itu.

Di salah satu sudut lantai dasar apartemen tersebut, ada sebuah toko kecil "serba ada" yang menjadi tempat bagi warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan se hari-hari mereka, termasuk keluarga Jad.

Toko itu milik seorang berkebangsaan Turki, Ibrahim, 67 tahun. Seorang yang sangat sederhana, bukan dari kalangan berpendidikan tinggi.

Jad kecil hampir setiap hari berbelanja di toko ini. Bila berbelanja, selalu, tanpa sepengetahuan Ibrahim, setidaknya begitu persangkaannya , diam2 ia mengambil sebuah permen coklat. Sampai suatu hari ia lupa mengambil (maaf: mencuri) coklat tersebut.

Ketika melangkah meninggalkan toko, Ibrahim memanggilnya dan berkata, "Jad, kamu lupa sesuatu, Nak." Jad kecil memeriksa belanjaannya. Tetapi, tidak menemukan sesuatu yang terlupakan.
"Bukan itu," kata Ibrahim. "Ini." Sambil memegang coklat yang biasa diambil Jad. Tentu saja Jad kaget dan ketakutan. Takut bila Ibrahim menyampaikan 'hal memalukan' tersebut ke orang tuanya. Reaksinya, bengong dan pucat.

"Tidak apa-apa, Nak,.. Mulai hari ini kau boleh mengambil sebuah coklat gratis setiap berbelanja sebagai hadiah. Tapi, berjanjilah untuk jujur mengatakannya,"
kata Ibrahim sambil tersenyum.

Sejak hari itu, Jad menjadi sahabat Ibrahim. Ia tidak hanya datang menjumpai Ibrahim untuk berbelanja, tetapi juga menjadi tempat bercerita dan menumpahkan keluh kesahnya.

Bila menghadapi suatu masalah, Ibrahim adalah orang yang pertama diajaknya berbicara.

Dan, bila itu terjadi, Ibrahim tidak pernah langsung menjawabnya, namun selalu menyuruh Jad untuk membuka halaman sebuah buku tebal yang tersimpan di sebuah kotak kayu.
 Ibrahim akan membaca dua halaman tersebut tanpa suara, kemudian menjelaskan jawaban dari masalah yang dihadapi Jad.

Hal tersebut berlangsung selama lebih kurang 17 tahun. Sampai satu ketika salah seorang anak Ibrahim mendatangi Jad dan memberikan kotak tersebut kepadanya sembari membawa berita yang sangat menyedihkan Jad yang saat itu telah menjadi pemuda. Ibrahim, sahabat sejatinya telah berpulang. Wafat.
Kotak berisi kitab itu diterimanya penuh haru. Jad memperlaku-kannya dengan takzim sebagai representasi Ibrahim.

Satu ketika, saat ia berhadapan dengan satu masalah pelik, ia mengambil kotak dan membuka kitab yang ada di dalamnya, sebagaimana yang sering ia lakukan dengan Ibrahim. Ternyata kitab itu bertuliskan huruf arab.

Ia pun memohon kepada temannya yang berkebangsaan Tunisia untuk menjelaskan makna dari 2 halaman yang dipilihnya secara acak. Sang teman ini pun kemudian membacakan makna tulisan itu. Sungguh, apa yang disampaikan sahabatnya, seakan bagai jawaban khusus bagi masalah yang sedang ia hadapi...

Jad lalu bertanya kepada sahabatnya: "Ini kitab apa..?"
"Al-Qur'an, kitab suci Umat Islam."
Kaget dan takjub Jad mendengar hal tersebut, Ia langsung bertanya bagaimana syarat untuk menjadi seorang Muslim.
Dijawab oleh Si Tunisia : "Mudah, Syahadat dan berusaha menjalankan Syariah."

Hari itu Jad masuk Islam dan mengubah namanya menjadi Jadullah Al-Qurani. Dia berjanji untuk mempelajari Al-Quran dengan se baik-baik dan semampunya.
Tentu saja keluarganya yang beragama Yahudi, terutama Ibunya yang profesor,sulit menerima hal tersebut dan berusaha untuk mengembalikan Jad kepada keyakinannya semula.

Sang Ibu berjuang dengan berbagai cara bahkan mengajak teman-teman dari kalangan intelektual Yahudi untuk memberi pengertian pada Jad. Ini berlangsung selama 30 tahun, tetapi tidak berhasil.

Pengaruh Ibrahim yang bersahaja, ternyata mengalahkan semua orang-orang pintar di sekitar Jad."

Jadullah pernah berkata:
"Saya menjadi Muslim di tangan seorang lelaki yang justru tidak pernah berbicara tentang agama".

"Tak pernah berkata":
"Kamu Yahudi!"
"Kamu Kafir!"
"Belajarlah agama!"
"Jadilah muslim!"

"Tapi, ia menyentuh saya dengan "akhlak",  dan itu adalah Sebaik-baiknya perilaku‼ Memperkenalkan kepada saya se baik-baiknya kitab, Al-Qur'an"

Jadullah mempelajari Al-Qur’an serta memahami isinya, kemudian ia berdakwah di Eropa hingga berhasil meng-Islamkan enam ribu Yahudi dan Nasrani.

Suatu hari, Jadullah membuka lembaran-lembaran Al-Qur’an hadiah dari Ibrahim itu. Tiba-tiba ia mendapati sebuah lembaran bergambarkan peta dunia. Pada saat matanya tertuju pada gambar benua afrika, nampak di atasnya tertera tanda tangan Ibrahim dan dibawah tanda tangan itu tertuliskan ayat :

( ﺍُﺩْﻉُ ﺇِﻟَﻰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺭَﺑِّﻚَ ﺑِﺎﻟْﺤِﻜْﻤَﺔِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻮْﻋِﻈَﺔِ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔِ (!!… )
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik!!…”
(QS. An-Nahl; 125)

Iapun yakin bahwa ini adalah wasiat dari Ibrahim dan ia memutuskan untuk melaksanakannya.
Beberapa waktu kemudian Jadullah meninggalkan Eropa dan pergi berdakwah ke negara-negara Afrika yang diantaranya adalah Kenya, Sudan bagian selatan (yang mayoritas penduduknya adalah Nasrani), Uganda serta negara-negara sekitarnya.

Jadullah berhasil meng-Islamkan lebih dari 6.000.000 (enam juta) orang dari suku Zolo, ini baru satu suku, belum dengan suku-suku lainnya.
Jadullah Al-Qur'ani meninggal di thn 2003, dalam perjalanan hidupnya sebagai seorang Muslim..

30 tahun lebih ia telah meng-Islamkan lebih dari 6 juta orang di Afrika.

Sementara Ibunya masuk Islam di tahun 2005, di usia 78 tahun, dua tahun setelah meninggalnya sang anak, Jadullah Al-Qur'ani.

Di sebagian fragmen cerita nyata ini, akhirnya menginspirasi sineas Perancis untuk memfilmkannya dengan judul, “MONSIEUR IBRAHIM et Les Fleurs du Coran‘ (Ibrahim dan Bunga-Bunga Quran) yang disutradarai Francois Dupeyron. Film ini dibintangi aktor legendaris mesir Omar Sharif (sebagai Uncle Ibrahim) dan aktor muda berbakat Perancis Pierre Boulanger (sebagai Jad, pemuda Yahudi).

Saudaraku...

Ini kisah nyata luar biasa yang sangat Inspiratif, terutama bagi para juru Dakwah.

Kenyataannya masih banyak dari Saudara Muslim kita yang masih suka mengkafir-kafirkan saudara Muslim yang lain, hanya kerena BERBEDA GURU atau mazhab atau cara memaknai sebuah, atau beberapa ayat Alquran atau Hadis.

Subhanallah...
Allahumma Sholli 'ala Muhammad wa 'ala Aalihi Washohbihi Wabarik Wassalim..

Semoga kita Termasuk Muslim yang Taat.

HANYA ADA TIGA HARI DALAM HIDUP INI ...

RENUNGAN ...

HANYA ADA TIGA HARI DALAM HIDUP INI ...

Bismillah ...

Yang Pertama : HARI KEMARIN...

KITA tak bisa MENGUBAH apapun yang telah TERJADI...

KITA tak bisa MENARIK perkataan yang telah TERUCAPKAN ....

KITA tak mungkin lagi menghapus KESALAHAN, dan mengulangi KEGEMBIRAAN yang kamu rasakan KEMARIN ...

BIARKAN hari KEMARIN lewat .., LEPASKAN saja....

Yang kedua : HARI ESOK ...
HINGGA mentari terbit ESOK HARI...

KITA tak tahu apa yang akan TERJADI ...

KITA belum bisa melakukan APA-APA untuk ESOK HARI ...

KITA tak mungkin tahu .., SEDIH atau CERIA di ESOK HARI ...

KARENA Esok hari BELUMLAH tiba .., BIARKAN saja ...

Yang tersisa kini hanyalah : HARI INI ...

PINTU masa lalu telah TERTUTUP ...

PINTU masa depanpun belum TIBA ...

PUSATKAN SAJA DIRI KITA UNTUK HARI INI...

KITA dapat MENGERJAKAN lebih banyak hal untuk HARI INI..., Bila KITA mampu melupakan HARI KEMARIN ... Dan melepaskan KETAKUTAN akan ESOK HARI...

Hiduplah HARI INI ...
Karena, masa lalu .. dan masa depan .. hanyalah permainan pikiran yang rumit ....

Hiduplah APA ADANYA ...
Karena yang ada hanyalah hari ini ...

PERLAKUKAN setiap orang dengan KEBAIKAN hati .. dan RASA HORMAT ..,

Meski mereka berlaku buruk kepada kita ...
Sayangilah seseorang sepenuh hati hari ini .., karena mungkin besok cerita sudah berganti ....

Ingatlah bahwa kita menunjukkan penghargaan pada orang lain ...bukan karena siapa mereka ..., tetapi karena siapakah diri kita sendiri ....

Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekang kita ... Atau masa depan membuat kita bingung ....

Apapun juga yang kita perbuat .., perbuatlah dengan segenap hati ... Sepenuh jiwa raga ...

Berterima kasihlah pada orang yang telah melukai hati kita .., karena dia telah membuat hati kita menjadi kuat ....

Berterima kasihlah pada orang yang telah membohongi kita .., karena dia membuat hidup kita makin bijaksana ...

Berterima kasihlah pada orang yang membenci kita .., karena dia yang mengasah ketegaran kita ...

Berterima kasihlah pada orang yang telah menyayangi kita .., karena itulah ANUGERAH TERINDAH dalam hidup kita ...

Dan jangan lupa berterima kasihlah selalu kepada SANG PENCIPTA .., karena itulah KUNCI KEBERKAHAN dalam hidup kita ...

Dari Sahabat untuk Sahabat....

"GANTUNGKAN SEPENUHNYA HIDUP KITA HANYA KEPADA ALLAH TA'ALA"

"GANTUNGKAN SEPENUHNYA HIDUP KITA HANYA KEPADA ALLAH TA'ALA"



Tidak ada ORANG BAIK yang tidak punya masa lalu,
Dan tidak ada ORANG JAHAT yang tidak punya masa depan.


Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik.

Bagaimanapun masa lalunya dahulu,
Sekelam apa lingkungannya dulu, dan
Seburuk apa perangainya di masa lampau.

Berilah kesempatan seseorang untuk berubah.

Karena, seseorang yang hampir membunuh Rasul pun kini berbaring di sebelah makam beliau. :
Umar bin Khattab Radhiyallahu anhu.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya.

Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah Ta'alapun akhirnya menjadi pedang-nya Allah :
Khalid bin Walid Radhiyallahu anhu.

Jangan memandang seseorang dari status dan hartanya,

karena sepatu emas fir'aun berada di neraka,
sedangkan terompah Bilal bin Rabah Radhiyallahu anhu terdengar di syurga.

Intinya,
Jangan memandang remeh seseorang karena masa lalu dan lingkungannya,

karena bunga teratai tetap mekar cantik meski tinggal di air yang kotor.

Maka untuk jadi hebat yang diperlukan adalah kuatnya tekad.

Tak perlu pusingkan masa lalu, tak perlu malu dengan tempat asal kita.

Jika kita mau,
kita bisa menjadi laksana bunga teratai yang tinggal di air yang kotor namun tetap mekar mengagumkan.

Berubah dan bangkit jauh lebih indah dari pada
diam dan hanya bermimpi tanpa melakukan tindakan apapun.

INGATLAH!!!

Jika semua yang kita kehendaki terus kita miliki, dari mana kita belajar ikhlas...

Jika semua yang kita impikan segera terwujud, darimana kita belajar Sabar...

Jika setiap do’a kita terus dikabulkan, bagaimana kita dapat belajar Ikhtiar...

Seorang yang dekat dengan Allah Ta'ala, bukan berarti tidak ada air mata..

Seorang yang tekun berdo’a, bukan berarti tidak ada masa² sulit..

Biarlah Sang Penyelenggara Hidup yang berdaulat sepenuhnya atas kita,
karena hanya Dia-lah yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang Terbaik..

Tetap SEMANGAT…
Tetap SABAR…
Tetap IKHLAS…
Tetap SYUKUR...
Tetap BERDO"A...

Karena kita sedang kuliah di universitas kehidupan...

Orang yang Hebat tidak dihasilkan melalui Kemudahan, Kesenangan, dan Kenyamanan...

Kita dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN dan bahkan AIR MATA..

Firman Allah Ta'ala :

"Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal jika kamu benar-benar orang yang beriman."
(Q.S. Al-Maidah 23)

Jangan berharap kepada manusia karena mereka akan mengecewakanmu.
Tetapi berharaplah hanya kepada Allah karena Dia akan memberikan yang terbaik untukmu.

“Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”
(Q.S. Alam Nasyrah 8)


SELAMAT BERAKTIFITAS

(Renungan Pagi )

BAIK KAH, Saya..??
 (Renungan Pagi )
  "Baik kah saya" walaupun selalu sholat 5 waktu serta tepat pada waktunya

"Baik kah saya" walaupun telah berhaji & umroh beberapa kali

"Baik kah saya" walaupun telah bersedekah setiap hari

"Baik kah saya" walaupun hari-hari kita memberi nasihat danh teguran kpd orang lain yang berbuat salah.

"Baik kah saya" walaupun sudah pakai jubah, berjenggot dan menutup aurat dengan sempurna.

"Baik kah saya" walaupun setiap malam sholat Tahajjud, Witir, Hajat dan zikir

"Baik kah saya" walaupun  tiap hari ke masjid atau musholla utk shalat & menambah ilmu.

"Baik kah saya" walaupun setiap saat kita update status berunsur nasihat dan dakwah.

"Baik kah saya" walaupun setiap saat kita menolong orang lain.

Al-Quran, surah an-Najm ayat 32:
فلا تُزٓكُّوْا آنْفُسٓكُمْ هُوٓ آعْلٓمُ بِمٓنْ اتّٓقٓى

"...........Janganlah kamu menganggap diri kamu suci (orang baik) karena Allah-lah yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertaqwa"

Seorang Ahli hikmah ditanya orang "Siapakah orang yang buruk?" dijawab olehnya "yaitu orang yang merasa dirinya baik". Beliau ditanya lagi "Siapakah orang yang baik?", maka dijawab "yaitu orang yang merasa dirinya buruk".

JANGAN MERASA DIRI KITA LEBIH BAIK DARI PADA ORANG LAIN.

Karena kita takkan pernah tahu dimanakah dan bilakah saat HATI kita IKHLAS melakukan amalan-amalan soleh, menasihati orang serta beramal ibadah lain yang bakal diterima oleh Allah Subhana Wata'ala.

Kita tak tahu amal manakah yang Allah terima.

Selalu letakkan diri kita dalam keadaan :

"Aku banyak kekurangan dan kelemahan, semua orang lain lebih baik dari aku karena hati manusia masing-masing hanya diketahui Allah".

"Akulah yang paling buruk dikalangan manusia. Aku sedang perbaiki diri ku dan mencoba bantu orang lain untuk menjadi lebih baik".

Wujudkan KEIKHLASAN hindari IRI & DENGKI

Selalu mengharapkan RIDHO  ALLAH

Latih diri agar selalu TAWADHU jauhkan dari penyakit UJUB & TAKABBUR

Selalu perbaiki diri serta orang lain dengan kelembutan dan kasih sayang
      
                                                                                             Mari kita sama-sama belajar untuk menjadi lebih DEWASA karena Kedewasaan bukan dilihat dari umur tetapi dari Sikap, Tindakan dan Tingkah Laku                                                                                                                                                                  
Hanya Allah yang akan terus memberi kita PETUNJUK serta JALAN KEBENARAN                                                                                                                                                                                
Ingatlah dengan Sisa Usia Kita kalau kita tidak bisa membuat orang lain senang Jangan membuat hati orang lain Tersakiti karena Ucapan atau Tulisan Kita.                                                                                                                                                                                                                                                     
berzikirlah selalu ,,dan  Semoga setiap hari Allah selalu membimbing kita semua  Aamiin...Yaa Rabb Al Alamin

Selamat Meraih Ridho Allah Ta'ala

Tentang Kematian

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ            ~~~~~~

Tentang Kematian

Kematian merupakan ujung perjalanan bagi manusia.
Tak ada yang mampu menyingkap misterinya.
Bahkan malaikat maut pun tak pernah mengerti siapa yang akan diambil nyawanya.

Rahasia kematian mengajarkan kita harus selalu bersiap kala menghadapinya.
Tak selalu usia senja namun kala belia pun bila telah habis masanya kan dipanggil jua.
Tidak pula harus sakit berlama-lama terkadang saat sehat pun bisa tak bernyawa seketika.

Kita tidak tahu kapan waktunya kala nyawa harus kembali keharibaan-Nya, maka tugas kita mengisi waktu dengan sebaik-baiknya.
Dengan beribadah, beramaliyah dan berkiprah dalam lingkaran dakwah.

Kita pun tidak tahu dimana kita akan diambil oleh-Nya. Maka memilih tempat yang baik untuk ayunan langkah kita serta kaki ini berpijak menjadi hal yang utama.

Cara kematian setiap manusia pun berbeda. Semua tergantung dari kebiasaannya.
Ada yang saat bertilawah, ada yang sujud di atas sajadah, ada yang sedang berdakwah bahkan ada yang sebaliknya.
Mereka tiada kala bermaksiat, kala melakukan hal yang sesat dan tentulah dalam keadaan yang jauh dari sikap taat.

"Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).”
[HR. Ibnu Hibban dan Al Baihaqi, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani].

Menjalani hidup dengan merenda kebaikan di atas jalan kebenaran menjadi tugas kita.
Lantaran perjalanan menuju akhirat tak mudah adanya. Dan hidup di dunia merupakan kesempatan untuk mengumpulkan bekal menuju perjumpaan dengan-Nya.

Jangan takut mati karena mati itu pasti menjemput kita.
Jangan terlampau terlena dalam kubangan dosa karena mati itu datangnya secara tiba tiba.
Dan jangan terlalu berani untuk mati karena ia bukan akhir segalanya.
Wal akhiratu khoirullaka minal 'ula

UCAPAN IMAM ALI BIN ABI THALIB AS 22 PREDIKSI IMAM ALI bin ABI THALIB AS Yang Ditakutkan Terjadi.

UCAPAN IMAM ALI BIN ABI THALIB AS

22 PREDIKSI IMAM ALI bin ABI THALIB AS Yang Ditakutkan Terjadi.

Ternyata sahabat, Sepupu dan Menantu Nabi, Sayyidina Ali bin Abi Thalib telah memprediksi bagaimana karakter manusia di masa kita sekarang ini.

 Dan ada 22 prediksi beliau yang sangat dikhawatirkan akan terjadi, tapi nyatanya semua itu sudah terjadi di masa kita kini..!

"..Akan datang suatu masa, Dan aku khawatir terhadap masa itu."

1. Di mana keyakinan hanya tinggal di dalam pemikiran.
2. Di mana keimanan tak berbekas dalam perbuatan.
3. Banyak orang baik tapi tak berakal.
4.Ada pula yang berakal tapi tak beriman.
5. Ada yang lidahnya fasih tapi hatinya lalai.
6. Ada pula yang khusyu' tapi sibuk menyendiri.
7. Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.
8. Ada pula ahli maksiat tapi rendah hati.
9. Ada yang bahagia tertawa tapi hatinya berkarat.
10. Ada pula yang sedih menangis tapi kufur nikmat.
11. Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat.
12. Ada pula yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
15. Ada yang berlisan bijak tapi tidak memberi teladan.
16. Ada pula pelacur tapi menjadi figur.
17. Ada yang memiliki ilmu tapi tidak paham.
18. Ada pula yang paham tapi tidak menjalankan.
19.Ada yang pintar tapi membodohi.
20. Ada pula yang bodoh tapi tidak tahu diri.
21. Ada yang beragama tapi tidak berakhlak.
22. Ada pula yang berakhlak tapi tidak ber-TUHAN.

Sekedar renungan dan jadi pembelajaran bersama terutama untuk diri sendiri.
Allahualambhisawab🙏🏻

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More