Selamat datang di situs CV. Mandiri Kreatif

CV. MANDIRI KREATIF adalah sebuah perusahaan yang didirikan di Kota Bandung pada tanggal 18 Februari 2010. Perusahaan ini bergerak dalam perdagangan barang dan jasa. CV. MANDIRI KREATIF telah banyak mendapatkan proyek-proyek pemerintah dan swasta. Komitmen kami adalah memberikan kualitas layanan terbaik, yang menjadi motivasi kami dalam mencapai prestasi untuk menjadi mitra di bidang pengadaan barang dan jasa yang berkualitas. Sejarah usaha kami selalu mengembangkan sumber daya manusia dan mencari inovasi baru dalam meningkatkan mutu kerja didukung peningkatan sarana produksi hingga pendukung usaha lainnya.

Rabu, 18 Mei 2016

WC LPKL Sebelum di Perbaiki.

















Kamis, 12 Mei 2016

SIUP. SBU.KTA












SBU Gedung Sama SIPIL





SIUP



Selasa, 03 Mei 2016

Karakteristik Wirausaha Sukses yang Baik dan Mandiri


Karakteristik Wirausaha

 Tujuan berwirausaha adalah agar kita mampu menatap masa depan dengan lebih baik. Selain itu dengan berwirausaha diharapkan kita mampu mandiri, membangun usaha sendiri tanpa harus bergantung untuk bekerja pada orang lain. Anggapan bahwa “Lebih baik membayar gaji daripada menjadi orang gajian” merupakan cara berfikir yang maju. Karena bekerja di bawah tekanan orang lain terkadang membuat sesorang tidak nyaman.
Maka perlu diciptakan suatu iklim yang bisa mengubah pola pikir, baik mental atau motivasi oleh orang tua, dosen, dan mahasiswa agar nantinya generasi penerus kita terbiasa untuk menciptakan lapangan pekerjaan ketimbang mencari pekerjaan. Salah satu cara adalah dengan mengubah cara berfikir dengan memberikan motivasi untuk anak-anak muda.
Kendala seseorang dalam memulai sebuah usaha adalah adanya ketakutan akan rugi atau bangkrut. Tak sedikit pula orang yang merasa tidak memiliki masa depan yang pasti jika membuka usaha sendiri. Bahkan ada juga orang yang memiliki jiwa wirausaha tapi masih merasa bingung bagaimana memulai sebuah usaha.
Perlu digarisbawahi bahwa karakteristik wirausahawan (entrepreneur) merupakan orang yang memiliki jiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha di berbagai kesempatan. Berjiwa berani mengambil resiko dalam artian punya mental mandiri, dan berani memulai usaha tanpa diliputi rasa takut ataupun cemas sekalipun dalam kondisi tak pasti.
Jiwa kewirausahan yang kuat akan mendorong minat seseorang untuk mendirikan, dan mengelola usaha dengan profesional. Tentunya minat tersebut didukung dengan perencanaan dan perhitungan yang matang. Contohnya, dalam hal ini adalah memilih atau menyeleksi bidang usaha yang akan dijalankan sesuai prospeknya, dan kemampuan dalam pengelolaan.
Pemilihan bidang usaha tentunya disertai juga dengan berbagai pertimbangan, seperti minat, modal, kemampuan, dan juga pengalaman. Seandainya belum punya pengalaman, menimba ilmu dari orang lain pun tak masalah. Pertimbangan lain yang tak kalah penting adalah mengenai jangka waktu perolehan keuntungan yang diharapkan.
Peter F. Drucker berpendapat bahwa “kewirausahaan adalah kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru, dan berbeda.” Sebuah usaha haruslah dilakukan dengan etika atau aturan-aturan yang berlaku di masyarakat bisnis, agar para pengusaha tak melanggar aturan yang telah ditetapkan, dan usaha yang dijalankan pun mendapat simpati dari berbagai pihak. Pada akhirnya, etika tersebut ikut membentuk karakter pengusaha yang bersih, dan mampu memajukan serta membesarkan usaha yang dijalankan dalam waktu yang relatif mampu bertahan lama.

Etika atau norma serta karakteristik seorang Wirausaha yang harus tertanam dalam pribadi wirausahawan diantaranya adalah:

  • Kejujuran. Salah satu karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha adalah sifat jujur. Sifat jujur menjadi sangat penting untuk membangun karakter wirausahawan yang lebih bersih dan bijaksana dalam stiap pengambilan keputusan. Seorang pengusaha harus senantiasa bersikap jujur baik dalam berbicara ataupun bertindak. Jujur sangat perlu agar berbagai pihak percaya terhadap segala apa yang akan kita lakukan. Tanpa kejujuran, usaha tak akan maju, dan tak dipercaya konsumen maupun mitra kerja.
  • Bertanggung jawab. Seorang wirausahawan hendaknya bertanggung jawab terhadap segala kegiatan yang dilakukan dalam bidang usahanya. Kewajiban terhadap berbagai pihak harus segera diselesaikannya. Tanggung jawab tak hanya terbatas pada kewajiban saja, namun juga kepada seluruh karyawan, masyarakat, maupun pemerintah.

Ingin Kaya dengan Doa Nabi Sulaiman

Doa Sulaiman Agar Kaya

assalamu’alaikum ustadz..
bolehkah kita sbg muslim mengamalkan doa nabi sulaiman, seperti di QS. Shad: 38, agar dimudahkan dalam hal rejeki dan harta?.. terima kasih.
Jawab:
Wa “alaikumus salam wa rahmatullah
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Doa yang dimaksud adalah permohonan Nabi Sulaiman ‘alaihis shalatu was salam yang Allah ceritakan dalam al-Quran,
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Sulaiman berdoa: “Ya Rabku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang-pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS. Shad: 35)
Salah satu diantara kekuasaan Sulaiman, yang tidak mungkin dimiliki orang lain adalah beliau bisa mengendalikan dan menguasai jin. Sehingga semua jin menjadi tunduk dan patuh kepada Sulaiman. Beliau juga bisa menguasai binatang. Sehingga pasukan Sulaiman tidak hanya manusia, tapi mencakup jin dan binatang.
Allah kabulkan permohonan Sulaiman, sebagai tanda bagi seluruh umat manusia, bahwa Allah kuasa untuk melakukan apapun sesuai yang Dia kehendaki. Termasuk memberikan kekuasaan kepada salah satu dari hamba-Nya yang tidak lazim dimiliki manusia.
Makna Doa Sulaiman,
Mengenai makna doa Sulaiman, “anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang-pun sesudahku.” Di sana ada 2 pendapat ulama,
Pertama, beliau memohon kepada Allah agar tidak ada yang mampu menggulingkan kekuasaan beliau sampai beliau meninggal.
Kedua, beliau memohon kepada Allah agar beliau diberi kekuasaan yang tidak layak untuk dimiliki siapapun setelah beliau.
Al-Hafidz Ibnu Katsir lebih menguatkan pendapat kedua. Ibnu Katsir mengatakan,
والصحيح أنه سأل من الله تعالى ملكا لا يكون لأحد من بعده من البشر مثله
Yang benar, Sulaiman memohon kepada Allah kerajaan yang tidak boleh dimiliki oleh manusia siapapun setelah beliau. (Tasir Ibnu Katsir, 7/70).
Karena itulah, siapapun manusia, dia tidak bisa memiliki kemampuan sebagaimana Sulaiman. Sehingga tidak ada manusia yang bisa menguasai jin atau binatang, kecuali atas mukjizat dari Allah. termasuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri. Beliau tidak mau melangkahi doa Sulaiman ini.
Suatu ketika, pada saat mengimami shalat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan gerakan yang berbeda di luar kebiasaannya. Pagi harinya, Beliau menceritakan,
إِنَّ عِفْرِيتًا مِنَ الجِنِّ تَفَلَّتَ عَلَيَّ البَارِحَةَ لِيَقْطَعَ عَلَيَّ الصَّلاَةَ، فَأَمْكَنَنِي اللَّهُ مِنْهُ، فَأَرَدْتُ أَنْ أَرْبِطَهُ إِلَى سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي المَسْجِدِ حَتَّى تُصْبِحُوا وَتَنْظُرُوا إِلَيْهِ كُلُّكُمْ، فَذَكَرْتُ قَوْلَ أَخِي سُلَيْمَانَ: رَبِّ هَبْ لِي مُلْكًا لاَ يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي فَرَدَّهُ خَاسِئًا
“Ada jin ifrit menampakkan diri kepadaku tadi malam, untuk mengganggu shalatku. Kemudian Allah memberikan kemampuan kepadakku untuk memegangnya. Aku ingin untuk mengikatnya di salah satu tiang masjid, sehingga pagi harinya kalian semua bisa melihatnya. Namun saya teringat doa saudaraku Sulaiman: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku.” Kemudian beliau melepaskan jin itu dalam keadaan terhina.” (HR. Bukhari 461 & Muslim 541).
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mau mengikat jin itu di tiang masjid. Karena jika hal itu beliau lakukan, berarti beliau telah menguasai jin. Sementara kemampuan bisa menguasai jin, merupakan keistimewaan Sulaiman. Karena teringat doa Sulaiman, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melepaskan jin itu.
Apakah Doa ini Bisa Ditiru?
Ada beberapa doa nabi yang itu bagian dari mukjizat beliau. Sehingga hanya berlaku untuk beliau dan bukan untuk ditiru. Karena manusia selain mereka, tidak mungkin memiliki mukjizat.
Seperti doanya Nabi Isa ‘alaihis shalatu was salam yang beliau memohon kepada Allah agar diturunkan hidangan dari langit. Allah menceritakan doa Nabi Isa,
قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ
Isa bin Maryam berdoa, “Ya Allah, turunkan untuk kami hidangan dari langit, yang hari turunnya akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau…” (QS. al-Maidah: 114).
Termasuk juga doa Nabi Musa ‘alaihis shalatu was salam, yang beliau memohon kepada Allah agar bisa melihat-Nya. Allah ceritakan dalam al-Quran,
قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنْظُرْ إِلَيْكَ قَالَ لَنْ تَرَانِي وَلَكِنِ انْظُرْ إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ فَسَوْفَ تَرَانِي فَلَمَّا تَجَلَّى رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَى صَعِقًا
Musa berdoa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau”. Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan.” (QS. al-A’raf: 143).
Atau doa Nabi Ibrahim, agar beliau diperlihatkan bagaimana cara Allah menghidupkan makhluk yang telah mati. Allah sebutkan doa ini dalam al-Quran,
وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ أَرِنِي كَيْفَ تُحْيِي الْمَوْتَى قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِنْ قَالَ بَلَى وَلَكِنْ لِيَطْمَئِنَّ قَلْبِي
“Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati”. Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu?” Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku)…” (QS. al-Baqarah: 260).
Termasuk diantaranya adalah doa Nabi Sulaiman ‘alaihis salam. Karena doa ini bagian dari mukjizat beliau, maka tidak berlaku untuk yang lain. Sehingga orang lain tidak boleh menjadikannya sebagai doa, baik tujuannya untuk mendapatkan kekuasaan atau memperlancar rizki atau tujuan lainnya.
Allahu a’lam.
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Diambil dari KonsultasiSyariah.com)
PengusahaMuslim didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

 

Kisah Pengusaha Muslim yang Sukses Berbisnis

Kisah Pengusaha Muslim yang Sukses Bisnis Dengan Akhlak

K.H. Abdullah Gymnastiar berkata “Jika ingin sukses, kunci pertama yaitu jujur, dengan bermodalkan kejujuran, orang akan memercayai kita. Lalu yang kedua adalah professional. Kita harus cakap sehingga siapapun yang memerlukan kita merasa puas dengan apa yang telah kita kerjakan. Ketika, inovatif, artinya kita harus mampu menciptakan sesuatu yang baru, jangan hanya menjiplak atau meniru yang sudah ada.”kat Aa’ Gym.

Kyai muda yang terkenal ramah ini sering kali muncul di tv secara langsung yang selalu dihadiri ribuan massa menjadi ciri khas dan fenomena tersendiri. Pengusaha Muslim yang Sukses lebih akrab dipanggil Aa Gym, adalah pimpinan pesantren Daarut Tauhid Bandung. Aa Gym memulai pendidikan formal awal di SD Damar, SD swasta yang kini telah dibubarkan. Sekolahnya ini cukup jauh dari rumah Aa Gym, sekitar 3 km. Ketika itu, pilihan satu-satunya ke sekolah yakni dengan berjalan kaki. Saat akan naik ke kelas 3 SD, pindah ke KPAD Gegerkalong. Aa Gym pun pindah sekolah ke SD Sukarasa 3.
Bakat beliau mulai berkembang dan nilai prestasi sekolah pun cukup bagus. Itu terlihat ketika lulus, beliau terpilih menjadi ranking terbaik ke II di sekolah dengan selisih hanya satu nilai dibanding ranking I. Dalam bidang seni, bakatnya juga berkembang, misalnya saja menggambar dan menyanyi. Sejak saat itu pula Aa Gym sering ditunjuk untuk jadi ketua kelas dan aktif dalam gerakan Pramuka. Jiwa dagang pada diri Aa Gym sudah terbentuk sejak TK, terbawa-bawa hingga di SD. Contohnya, beliau pernah menjual petasan yang pada saat waktu itu belum dilarang seperti saat ini. Hasilnya, beliau pernah mendapat teguran dari pengurus DKM masjid. Tapi, pada saat itu ia belum begitu mengerti ilmu agama dengan baik. Selepas dari SMA dan memasuki kuliah, ia tak lulus tes Sipenmaru.
Aa Gym pun mencoba daftar ke Pendidikan Ahli Administrasi Perusahaan (PAAP) Universitas Padjadjaran(UNPAD), yaitu sebuah program D3 di Fakultas Ekonomi. Alhamdulillah ia diterima. Meski demikian, kuliah di sini hanya bertahan selama setahun. Aa Gym lebih sibuk berbisnis ketimbang mengikuti kuliah. Teman-teman kuliahnya pun lebih mengenal beliau sebagai “tukang dagang”. Selepas PAAP, Aa Gym masuk ke Akademi Tekhnik Jenderal Abmad Yani (ATA, sekarang Unjani). Kampusnya saat itu sangat sederhana karena menumpang di SD Widyawan dan kadang di PUSDIKJAS.
Maklum saja, karena pemiliknya yaitu Yayasan Kartika Eka Paksi milik Angkatan Darat. Pada masa kuliah di ATA, ia mengontrak sebuah kamar di pinggir sawah karena ia ingin melatih hidup mandiri. Masalah prestasi, banyak yang telah ia raih. Aa Gym mengikuti lomba menggambar, menciptakan lagu, baca puisi, sampai lomba pidato. Allhamdulillah, hasilnya beliau selalu dapat juara, meski yang mengadakannya adalah senat mahasiswa dan secara kebetulan beliau sendirilah ketuanya.
Aktifitas berbisnis pada masa kuliah juga semakin exis. Aa Gym juga pernah membuat usaha keset dan perca kain. Ia juga jadi pernah penjual baterai dan film kamera saat ada acara wisuda. Aa Gym juga pernah mencicipi menjadi supir angkot jurusan Cibeber-Cimahi hanya untuk sekedar menambah penghasilan. Inti dari semua itu, Aa Gym memang pribadi yang mandiri dan mampu membiayai kebutuhan sendiri tanpa membebani orang lain. Semoga tulisan Kisah Pengusaha Muslim yang Sukses ini dapat memberi wawasan.

 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More